Tesis

Gangguan Bronkitis Kronik Pada Pekerja Produksi PT Semen X serta Faktor – Faktor yang Mempengaruhi = Prevalence of Chronic Bronchitis Among Workers in Production Area of The Oldest Cement Factory in Indonesia and Its Associated Factors.

Latar belakang: Penyakit paru akibat kerja adalah gangguan paru yang dapat disebabkah oleh debu, asap, gas berbahaya yang terhirup oleh pekerja di area kerja. 70 persen kematian berhubungan dengan penyakit paru akibat kerja. Salah satunya adalah bronkitis kronik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisa faktor yang berhubungan dengan kejadian bronkitis kronik Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional di PT Semen X Kota Padang, Sumatera Barat. Jumlah sampel penelitian adalah 244 sampel diambil menggunakan consecutive sampling. Kuesioner dalam penelitian ini kuesioner Pneumomobil Project Indonesia 1992, Indeks Brinkman dan kepatuhan penggunaan APD masker. Analisa data menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa 24 (9,8%) pekerja mengalami bronkitis kronik. Analisa bivariat menunjukkan bahwa masa kerja > 15 tahun (OR16,8;95%CI3,83-73,32), usia > 40 tahun (OR18,2;95%CI4,16-79,20), dan riwayat merokok (OR5,8;95%CI1,69-20,12) berhubungan secara bermakna dengan kejadian bronkitis kronik. Analisa multivariat menunjukkan pekerja yang merokok memiliki risiko 5 kali lebih tinggi untuk mengalami bronkitis kronik dibandingkan dengan pekerja yang tidak merokok dan hal ini bermakna secara statistik (OR 5,3;95%CI1,46-19,14). Kesimpulan: Riwayat merokok merupakan faktor yang paling mempengaruhi kejadian bronkitis kronik pada pekerja produksi PT Semen X. Pekerja yang mengalami bronkitis kronik disarankan melakukan pemeriksaan spirometri berkala dan berobat ke dokter spesialis paru.
Kata kunci: bronkitis kronik; debu semen; merokok.


Background: Occupational lung disease is a disruption to the lungs due to dust, smoke, and harmful gases in the work area accidentally inhale. 70% of deaths are related to occupational lung disease. One of them is chronic bronchitis. This study aims to to identify the prevalence of chronic bronchitis and its associated factors. Methods: This research is a quantitative study with a crosssectional design conducted at PT Semen X, Padang City, West Sumatera. The number of samples is 244 using consecutive sampling. Using Pneumomobil Project Indonesia 1992, Brinkman Index and PPE masks compliance questionnaire. Data analysis used the Chi-square test and logistic regression. Results: The study found that 24(9.8%) workers had chronic bronchitis. Bivariate analysis showed that years of service >15 years (OR16.8;95% CI3.83-73.32), age >40 years old (OR18.2;95%CI4.1679.20), and smoking history (OR5,8;95%CI1.69-20.12) were associated with the incidence of chronic bronchitis. Multivariate analysis showed that workers who smoked had a five-times higher risk of developing chronic bronchitis than workers who did not smoke. (OR5.3;95%CI1.4619.14). Conclusion: Smoking history is the main factor influencing the incidence of chronic bronchitis at PT Semen X. Workers with chronic bronchitis are advised to perform regular spirometry examinations and seek treatment from a pulmonary specialist.
Keyword: chronic bronchitis;cement dust;smoke

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2023
Pengarang

Adeline Sacharissa Firdaus - Nama Orang
Faisal Yunus - Nama Orang
Marsen Isbayuputra - Nama Orang

No. Panggil
T23228fk
Penerbit
Jakarta : S2 Program Studi Kedokteran Kerja.,
Deskripsi Fisik
xvi, 93 hlm. ; 21x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
Tanpa Hardcopy
T23228fkT23228fkPerpustakaan FKUITersedia
Image of Gangguan Bronkitis Kronik Pada Pekerja Produksi PT Semen X serta Faktor – Faktor yang Mempengaruhi = Prevalence of Chronic Bronchitis Among Workers in Production Area of The Oldest Cement Factory in Indonesia and Its Associated Factors.

Related Collection